NATIVISME

Nativisme adalah sebuah doktrin filosofis yang berpengaruh besar terhadap aliran pikiran psikologis. Aliran ini konon dijuluki pesemistis yang memandang sesuatu dengan kaca mata hitam. Mengapa demikian? Karna para penganut ahli aliran ini berkeyakinan, bahwa perkembangan manusia itu ditentukan oleh pembawaan. Sedangkan pengalaman dan pendidikan tidak berpengaruh apa-apa. Sebagai contoh jika sepasang orang tua ahli musik, maka anak-anak yang dilahirkan akan menjadi pemusik pula. Harimaupun akan melahirkan harimau pula. Jadi pembawaan dan bakat orang tua selalu berpengaruh mutlak terhadap perkembangan kehidupan anak-anaknya. Maka dari itu kedua orang tua tidak boleh menyia-nyiakan aqidah Tauhit yang sesuai dengan fitroh manusia. Seperti diungkapkan dalam hadist Nabi

عن أبي هريرة رضي الله عنه: أنّ ر سول الله صلى الله عليه وسلم قال كلّ مولود يولد على الفطرة فابواه يهودانه أو ينصرانه أو يمجسانه (رواه مسلم )

Artinya:Setiap anak dilahirkan dalam keadaan suci. Maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya sebagai yahudi, nasrani dan majusi.

Yang dimaksud fitrah dalam hadist ini adalah fitrah Tauhid. Artinya bagi anak yang baru lahir sudah ada benih tauhid.

Anak didalam mencari benih-benih hidup, harus dapat bimbingan sepenuhnya dari pendidikan, karna menurut ajaran islam, saat anak dilahirkan dalam keadaan lemah dan suci tadi sedangkan alam sekitar akan memberi corak warna terhadap nilai hidup atas pendidikan. Demikian pula dalam al-qur’an surat Ar-rom ayat 30:

فأقم وجهك للدين حنيفا فطرت الله التي فطر الناس عليها لا تبديل لخلق الله ذالك الدين القيم ولكن أكثر الناس لا يعلمون

Artinya: Hadapkanlah wajahnu dengan lurus kepada agama alloh, tetapkanlah fitrah allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah tersebut, tidak ada perubahan bagi fitrah allah, itulah agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

Dari ayat ini jelas pada dasarnya anak itu telah membawa fitrah agama kemudian bergantung pada para pendidikannya dalam mengembangkan fitrah itu sendiri harus sesuai dengan usia pertumbuhannya. Menurut agama islam pendidikan adalah pemberi corak hitam putihnya perjalanan hidup seseorang. Oleh karna itu ajaran agama islam menetapkan bahwa pendidikan merupakan salah satu kegiatan yang wajib hukumnya bagi pria dan wanita dan berlangsung seumur hidup من المهد إلى اللحد <> dalam persepektif psikologi berarti orang tua mempunyai pengaruh yang amat menentukan dalam terciptanya kondisi psikologi yang tenang, sejuk, tentram

Sayyidina ali bin Tholib berkata:

علموا أولادكم فإنهم مخلوقون لزمان غير زمانكم

Artinya: didiklah anak-anakmu sesungguhnya mereka diciptakan untuk zaman yang berbeda dengan zamanmu.

faktor orang tua atau keluarga terutama sifat dan keadaan mereka sangat menentukan kearah perkembangan masa depan, karena perkembangan penguasaan bahasa pada manusia tidak dijelaskan semata-mata oleh proses belajar tetapi juga yang lebih penting oleh adanya biological predisposition <kecenderungan biologis> yang dibawa sejak lahir faktor pembawaan tidak berarti apa-apa jika tanpa adanya faktor pengalaman. Demikian pula sebaliknya faktor pengalaman tanpa faktor bakat bawaan tak akan mampu mengembangkan yang sesuai dengan harapan

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s